Resensi Novel Ketika Cinta Bertasbih

Beberapa waktu yang lalu kangmoes membeli Novel Ketika Cinta Bertasbih. Tertarik dengan isi ceritanya, kangmoes jadi tertarik untuk menulis resensi novel Ketika Cinta Bertasbih (KCB) karya Habiburrahman El Shirazy (atau sering dipanggil kang Abik) yang terdiri dari 2 buku ini. Pada bagian sampul Novel Ketika Cinta Bertasbih 1 kita bisa melihat warna dominan adalah warna kuning sedangkan pada Novel Ketika Cinta Bertasbih 2 warna yang paling dominan adalah warna hijau. Para penggemar novel kang Abik ini kemungkinan bisa menerka mengapa dibuat demikian. novel ketika cinta bertasbih kcb Novel pertama lebih banyak bercerita dengan setting di Mesir. Sedangkan pada novel kedua, lebih banyak setting di Indonesia. Bagi orang yang mengamati, penggunaan warna cover buku ini juga di adopsi oleh poster-poster film KCB. Sebagaimana novelnya, film KCB juga dibagi menjadi 2 episode. Kangmoes pernah mengamati bahwa poster yang di tempel di berbagai penjuru kota jogja pada film pertama berlatarbelakang piramida dengan warna kuning kecoklatan khas padang pasir. Sedangkan pada film KCB kedua, poster-poster yang disebar menggunakan background warna hijau dengan pemandangan sawah dan pohon2 kelapa dibelakangnya. Mengapa dibuat demikian? Bagi penulis karena jalan cerita mengikuti sedang dimana Khairul Azzam (sang tokoh utama) berada. Meskipun demikian salah satu hal yang membuat kangmoes cukup tertarik adalah sudut pandang cerita tidak melulu membahas sang tokoh utama. Tokoh-tokoh sekunder (kalau boleh dikatakan begitu) mempunyai jalan cerita unik masing-masing yang mempengarui alur hidup sang tokoh utama. Dan lebih menariknya lagi, pada setiap cerita masing-masing tokoh, terdapat kandungan nilai-nilai moral dan nilai-nilai islam yang dipaparkan dengan sederhana namun mengena. Sebagai contoh, adalah Fadil seorang teman Khairul Azzam secara bertahap berada dalam masalah percintaan. Ketidakmampuannya untuk mengungkapkan perasaan hatinya pada seorang gadis yang dicintainya membuatnya berhadapan dengan konflik batin. Ia harus menerima kenyataan bahwa gadis tersebut telah dipinang oleh temannya sendiri. Pahitnya, ternyata selama ini sang gadis juga mencintainya. Dalam keadaan seperti itu Azzam masuk untuk memberikan nasehat kepada Fadil yang hatinya sedang berkecamuk. Mengikhlaskan atau merebut kembali sang gadis. Tak disangka dalam kesempatan yang lain, justru Azzam sendiri yang kemudian berhadapan dengan kenyataan seperti yang dialami oleh Fadil. Diantara “belokan-belokan” cerita itulah kang Abik menyisipkan nilai-nilai Islam di Novel yang sering di sebut KCB ini. Sehingga secara sadar atau tidak pembaca telah mendapatkan “asupan” ilmu yang “bergizi”. Jika anda termasuk orang yang suka membaca Resensi Novel namun kurang bersemangat untuk membaca novelnya, kangmoes sarankan untuk melihat filmnya terlebih dahulu. Dari situ anda kemudian bisa membaca novelnya dengan lebih nyaman karena telah mendapatkan acuan cerita. NB: Kangmoes tidak dibayar untuk membuat tulisan ini :) . Jadi resensi novel Ketika Cinta Bertasbih ini merupakan rekomendasi dari kangmoes.
resensi novel ketika cinta bertasbih

19 Response(s)

  1. nisa says :

    August 29, 2010

    novel ini cukup menarik bagi para pembacanya…

    Reply
  2. novie ajjah says :

    September 21, 2010

    karya kamg abik selalu apik

    Reply
  3. andriyani says :

    October 10, 2010

    makasi ia atas resensinya, sangat membantu

    Reply
  4. roni says :

    October 17, 2010

    makasi resensinya

    Reply
  5. moetya says :

    October 26, 2010

    mkaci yh resensi na dah sangat membantu…

    Reply
  6. oktav says :

    November 8, 2010

    ea ……………….bener-bener menarik n bgus

    Reply
  7. ASNAIEN says :

    November 15, 2010

    resensinya mkch bgt… bwt tgas bahasa indonesia………

    Reply
  8. rafi chayank says :

    November 21, 2010

    kaya’nya seruuu nihhhhh…

    Reply
  9. semox says :

    April 23, 2011

    sudah g’ layak pakai

    Reply
  10. rezpect untuk mu says :

    April 23, 2011

    kaya’nya g’ seru niiiiiiii

    Reply
  11. tiyan says :

    April 25, 2011

    makasih ya…….

    Reply
  12. ummuhanie says :

    September 12, 2011

    makzieehh atas resensinya… akhir.a tgas.quh selesai juga… :)

    Reply
  13. Rahman says :

    October 19, 2011

    Mkash ats resensix. . .

    Reply
  14. ismatul fauzah says :

    December 3, 2011

    emm menarik polll.

    Reply
  15. arsyik surya saputra says :

    January 9, 2012

    aq salut bangat kpd beliau karya-kryax.bagus bangat isi ceritax sangat mnarik,mksh atas resensinya…..akhir,a tgas aq slesai juga……..

    Reply
  16. wafi says :

    February 7, 2012

    saya adalah salah satu penggemar novel kcb. sata rasa ini adalah novel yang sangat sarat akan nilai nilai keagamaan. bahkan saya sekarang sedang menggarap makalah tentang novel tersebut.

    Reply
  17. helmi emy says :

    February 18, 2012

    saya adalah guru basa indonesia saya sangat menyukai materi resensi novel tersebut kalau boleh dikirimi yah..makasih

    Reply
  18. raitsi fanan says :

    March 2, 2012

    terima kasih ya udh buatin novel ntuk ketika cinta bertasbih :)

    Reply
  19. firman says :

    May 11, 2012

    novel yang penuh dngan hadist-hadits cinta,,, mkash atas contoh resensinya akhrnya tugas q dha seles..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>