Macam Puasa Sunnah

Sebagai kelanjutan dari postingan kangmoes terdahulu tentang puasa sunnah yang kurang lengkap, pada postingan kali ini kangmoes ingin melengkapi informasi mengenai macam-macam puasa sunnah. Terus terang, kangmoes dulu takut menulis beberapa puasa sunnah yang kangmoes ketahui karena belum mendapatkan dalilnya. Alhamdulillah sekarang kangmoes sudah mendapatkannya dari buletin At-tauhid edisi 27/6. Puasa-puasa sunnah beserta dalilnya adalah sebagai berikut;

1. Puasa Senin Kamis

Dalil puasa senin kamis adalah sebagai berikut: Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasullullah saw bersabda; “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR Tirmidzi no 747. Shahih dilihat dari jalur lainnya) Dari ‘Aisyah Radhiyallahu’anha, beliau mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis.” (HR An Nasai no 2360 dan Ibnu Majah no 1739. Shahih.)

2. Puasa 3 hari setiap bulan hijriyah

Dalil puasa tiga hari setiap bulan: Muadzah bertanya pada ‘Aisyah; “Apakah Rasulullah saw berpuasa tiga hari setiap bulannya?” Aisyah menjawab; “Iya” Muadzah lalu bertanya,”Pada hari apa beliau melakukan puasa tersebut?” Aisyah menjawab;”Beliau tidak peduli pada hari apa beliau puasa (artinya semau beliau).” (HR. Tirmidzi no 763 dan Ibnu Majah no 1709. Shahih.) Dari Ibnu Abbas ra, beliau berkata “Rasulullah saw biasa berpuasa pada “ayyamul biidh” ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar” (HR An Nasai no 2345. Hasan) Buletin At Tauhid menuliskan bahwa disebut sebagai “ayyamul biid” (ayyamul = hari, biid = putih) karena pada malam ke 13, 14 dan 15 bulan bersinar putih karena bulan purnama muncul pada waktu itu. Dari Abu Dzar, Rasullah saw bersabda padanya, “Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan hijriyah).” (HR. Tirmidzi no 761 dan AnNasai no 2424. Hasan)

3. Puasa Daud

Dalil puasa daud adalah sebagai berikut; Rasulullah saw bersabda,”Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Sholat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau tidur separuh malam, dan bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Beliau biasa berbuka sehari dan berpuasa sehari.” (HR Bukhari no 3420 dan Muslim no 1159)

4. Puasa di Bulan Sya’ban

Dalil puasa di bulan sya’ban; Aisyah ra mengatakan “Nabi saw tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi saw biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari  no 1970 dan Muslim no 1156) Tentang hal ini Az Zain Ibnul Munir dalam Nailul Author, Muhammad bin Ali Asy Syaukani, Idarotuh Tob’ah Al Muniroh, menerangkan bahwa yang dimaksud di sini adalah berpuasa pada mayoritas harinya (bukan seluruh harinya).

5. Puasa Enam Hari di bulan syawal

Dalil puasa enam hari di bulan syawal; Nabi saw bersaabda “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan syawal, maka dia seperti berpuasa setahun penuh” (HR. Muslim no 1164)

6. Puasa di Awal bulan Dzulhijjah

Dalil puasa di awal bulan dzulhijjah; Dari Ibnu Abbas, Rasulullah saw bersabda “Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini  (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi saw menjawab:”Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR Abu Daud no 2438, At Tirmidzi no 757, Ibnu Majah no 1727, dan Ahmad no 1968. Shahih).

7. Puasa Arofah

Dalil puasa arofah; Puasa Arofah ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. ABu Qotadah Al Anshori berkata,” Nabi saw ditanya mengenai keutamaan puasa Arofah, beliau menjawab,”Puasa Arofah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa Asyura, Beliau menjawab,”Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu” (HR. Muslim no 1162). Penjelasan tambahan; Untuk orang yang sedang berhaji, tidak dianjurkan melaksanakan puasa Arofah. Dalilnya adlah sebagai berikut;Dari Ibnu Abbas ra, beliau berkata; “Nabi saw tidak berpuasa ketika di Arofah. Ketika itu beliau disuguhkan minuman susu, beliaupun meminumnya.” (HR Tirmidzi no 750. Hasan Shahih).

8. Puasa Asyura

Dalil puasa Asyura; Nabi saw bersabda “puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR. Muslim no 1163) Penjelasan tambahan; Puasa Asyura di laksanakan pada tanggal 9 dan 10 dzulhijjah puasa-sunnahBerdasarkan informasi diatas, kangmoes menyusun sebuah tabel puasa sunnah yang kangmoes urutkan berdasarkan bulan dalam kalender hijiah atau kalender Islam. Tabel tersebut dapat anda download di sini: download tabel puasa sunnah format excell. Tabel tersebut akan sangat bermanfaat sebagai pengingat anda dalam menjalankan puasa sunnah jika anda cetak dan anda tempelkan di dinding kamar anda.

21 Response(s)

  1. kaslam says :

    October 2, 2010

    assalamualaikum wr.wb…
    ralat: puasa Asyura tanggal 9 & 10 Muharram, bukan 9 & 10 Dzulhijjah

    Reply
    1. kangmoes says :

      October 4, 2010

      trims mas kaslam

      Reply
  2. akmar says :

    April 17, 2011

    assalamualaikum……wrb niat puasa sunnah gmn ya…?

    Reply
    1. rangga says :

      May 23, 2011

      assalamualaikum.. wr..wb.
      saya mau jawab dari pertanyaan anda.
      kalo gak tw niatnya pke bahasa indonesia jga gak pa2 asalkan sudah niat….
      semoga mengerti..

      Reply
    2. YAHAA says :

      July 16, 2011

      Niat itu bukan berasal dari mulut atau lafadz tapi dari hati. jadi tidak pakai ucapan

      Reply
  3. Aji says :

    May 29, 2011

    terima kasih banyak bwt yang uda posting… ini telah membantu saya…

    Reply
  4. SAI says :

    July 19, 2011

    Assalamualaikum …wahai muslim.

    Reply
  5. namiqcijeruk@rocketmail.com says :

    October 28, 2011

    m/

    Reply
    1. deas says :

      October 28, 2011

      :>

      Reply
  6. deas says :

    October 28, 2011

    :<

    Reply
  7. deas says :

    October 28, 2011

    ?@@?

    Reply
  8. Sri Hartati says :

    October 28, 2011

    Assalamualaikum wr.wb…
    Maaf Pak Ustad, ralat: Puasa di Awal bulan Dzulhijjah
    (yaitu 9 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” bukan 10 hari.

    kalau 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah berarti 10 dzulhijjah puasa donk !
    Wassalam

    Reply
    1. kangmoes says :

      November 1, 2011

      terima kasih ralatnya.

      Reply
  9. Hjyayat Hermayati says :

    December 19, 2011

    trims tabel puasanya sudah di download kalau bisa berikut tgl/bulan masehi

    Reply
  10. Yusuf permana says :

    March 15, 2012

    Terimakasih

    Reply
  11. gatot priyanto says :

    May 1, 2012

    bagus dan perlu

    Reply
  12. choirudin says :

    June 14, 2012

    matur suwun

    Reply
  13. ichal putra sahma says :

    November 6, 2012

    assalamualaikum wr.wb…
    ralat: puasa Asyura tanggal 9 & 10 Muharram, bukan 9 & 10 Dzulhijjah

    Reply
    1. sofi says :

      July 4, 2013

      terimakasih sudah mem-posting ini. ngebantu banget:) Allah bless.

      Reply
  14. suryati yusuf says :

    October 13, 2013

    ass….gmana caranya mngqada puasa Ramdhan pada bulan syawal??!?

    Reply
  15. bianca naila says :

    December 2, 2013

    bagus,jadi dapat belajar

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>