Prosesi pernikahan secara bahasa dapat dibagi menjadi 2 kata yakni prosesi dan pernikahan. Prosesi sendiri berasal dari kata proses yang menurut Kamus besar bahasa indonesia berarti
1. Runtutan perubahan (peristiwa) dalam perkembangan sesuatu,
2. Rangkaian tindakan, pembuatan atau pengolahan yang menghasilkan produk,
3. Perkara dalam pengadilan
Adapun ketika kata proses mendapat imbuhan “i” dan menjadi kata “prosesi”, kata baru ini memiliki arti yang lebih spesifik atau khusus, yakni; pawai khidmat (perarakan) dalam upacara.
prosesi-pernikahanSedangkan kata yang kedua yakni kata pernikahan, tentu dapat kita tebak bahwa kata ini berasal dari kata dasar nikah yang di definisikan oleh KBBI sebagai ikatan (akad) perkawinan yang dilakuakn sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama.
Dengan begitu kangmoes mengartikan penggabungan kata prosesi dan pernikahan dalam kata prosesi pernikahan sebagai; proses jalannya sebuah acara pernikahan. Dari sini, saya memandang bahwa prosesi pernikahan memiliki berbagai macam jenis. Di indonesia saja, boleh dikatakan prosesi pernikahan memiliki ragam jenis yang bermacam-macam, sesuai dengan daerahnya masing-masing. Paling tidak alasannya karena di Indonesia terdapat begitu banyak ragam adat dan budaya. Ragam adat dan budaya di Indonesia ini bisa jadi merupakan keragaman budaya dalam sebuah negara yang paling banyak di dunia.
Lantas bagaimana jika prosesi pernikahan yang melibatkan 2 adat yang berbeda? Secara umum, saya membagi sebuah prosesi pernikahan menjadi 2 hal. Yakni ijab qobul dan resepsi. Ijab qobul dimaksudkan untuk “meresmikan” atau “mengesahkan” tali perkawinan antara wanita dengan pria sedangkan resepsi pernikahan (atau yang sering disebut sebagai Walimatul ‘Ursy atau kadang disebut walimahan) adalah cara yang digunakan orang untuk memberitahukan kepada khalayak bahwa “si Ini” dengan “si Itu” sudah menikah. Demikian pemahaman saya mengenai sebuah prosesi pernikahan.

Ingin Copy Paste?
Gunakan kode diatas untuk copy paste aman dan legal di blog anda. Lihat caranya

  • tguh

    baik